artikel

BOLASPORT.COM – cuan128 login Satu klaim didapatkan Tijjani Reijnders usai menjalani debut apik di laga perdana Man City pada Liga Inggris 2025-2026.

Tijjani Reijnders segera menyegel posisi starter saat Man City melakoni matchday pertama Liga Inggris 2025-2026.

Dalam formasi 4-3-3 yang diracik Pep Guardiola, Reijnders ditempatkan sejajar bersama Bernardo Silva dan Nico Gonzalez.

Reijnders melengkapi trio lini tengah dengan bermain sebagai gelandang kanan.

Debut pemain berpaspor Belanda tersebut terbilang mengesankan saat menghadapi Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux, Sabtu (17/8/2025).

Man City berhasil mencuri 3 poin lewat kemenangan 4-0 atas tuan rumah Wolves.

Di laga itu Reijnders mengukir 1 gol dan 1 asis.

Bisa dibilang 1 pre-asis ditorehkannya pula untuk gol pertama dari Erling Haaland pada menit ke-34.

Tijjani Reijnders barulah mencetak gol pertamanya sekaligus gol kedua untuk Man City pada menit ke-37.

Aksinya lantas berlanjut dengan asis untuk gol kedua Haaland yang datang pada menit ke-61.

Pesta gol The Citizens lantas ditutup oleh gol Rayan Cherki (81′) yang juga mengukir debut.

Selepas pertandingan, pujian pun datang dari Pep Guardiola.

Guardiola menyampaikan kekagumannya atas penampilan mumpuni yang ditorehkan oleh Reijnders.

Mantan gelandang AC Milan itu mendapat apresiasi tinggi dari sang pelatih.

Guardiola tak memungkiri bahwa Tijjani Reijnders bakal menjadi rekrutan kunci untuk Man City pada tahun-tahun mendatang.

“Penampilan yang sangat bagus,” ucap Guardiola, dikutip BolaSport.com dari Tuttomercatoweb.

“Sosok penampil yang mengesankan telah menonjol sejak hari pertama.”

“Dengan kecepatannya, dia dapat membantu di lini tengah.”

“Dia tampil luar biasa di AC Milan dan tim nasional.”

“Kami tahu dia akan menjadi rekrutan kunci untuk Manchester City dalam beberapa tahun ke depan,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut menambahkan.

Tijjani Reijnders sendiri tampil selama 90 menit dalam duel Wolves vs Man City.

Atas performa menawannya itu, ia diganjar predikat sebagai man of the match di Stadion Molineux.

Statistiknya di atas lapangan mampu berbicara mengapa Reijnders layak mendapatkan label pemain terbaik laga.

Gelandang keturunan Maluku itu mampu melepaskan 52 dari 57 umpan dengan akurasi operan sebesar 91 persen.

Dalam hal sentuhan, Reijnders mampu membukukan 82 sentuhan dengan melepaskan 2 umpan kunci.

Sebagai gelandang, ia mampu melepaskan 3 tembakan dengan memenangkan 4 duel.

jitu128rank.com

Jakarta – Mitsubishi CUAN128 Destinator sedang masa bulan madu di pasar otomotif Indonesia. Sejak debut global pada 17 Juli 2025, Destinator berhasil membetot perhatian publik. Hal ini tercermin dari data Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) nasional.
Amiruddin, Sub Division Head of Sales Marketing & Logistic PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjelaskan angka SPK masih terus dikumpulkan. Destinator merupakan model penjualan terbesar Mitsubishi selama GIIAS 2025 dengan total kontribusi sebesar 47 persen.

“Sudah disampaikan juga di rilis resmi kami bahwa kemarin di GIIAS kami mendapatkan 1.939 unit,” ujar Amir di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (6/8/2025).

Amir menambahkan SPK secara total nasional sudah lebih dari 3.000 unit Destinator dipesan orang Indonesia.

“Terakhir sampai Jumat kemarin (total) sudah lebih dari 3.000 unit. Secara periodik kami masih menghimpun angka pastinya dari sejumlah diler,” kata dia.

Mitsubishi percaya diri dengan mobil ini. Pabrikan asal Jepang menargetkan bisa menjual Destinator sebanyak 10 ribu unit dari bulan Agustus 2025 hingga Maret 2026 untuk pasar Indonesia. Artinya sekitar 1.250 unit Destinator minimal laku terjual per bulannya.

Ada tiga varian Mitsubishi Destinator yang ditawarkan di Indonesia yaitu GLS, Exceed, dan Ultimate. Harga Destinator cukup menarik. Premium SUV ini ditawarkan mulai Rp 385 juta hingga yang termahal Rp 465 juta.

Dengan banderol harga kompetitif, Mitsubishi berharap bisa memikat lebih banyak konsumen. Di sisi lain, Destinator bisa mengerek penjualan Mitsubishi di Tanah Air sekaligus meningkatkan pangsa pasar merek tiga berlian tersebut.

Jakarta – Penerapan standar Euro4 masih menghadapi tantangan. Terutama pada sektor kendaraan niaga yang menggunakan diesel.
Salah satu pabrikan yang memasarkan kendaraan komersial ringan dengan standar Euro4, Mitsubishi, menyebut distribusi bahan bakar standar Euro4 belum merata. Director of After Sales Division PT MMKSI Kazuto Azuma mengungkap, daerah rural, – wilayah yang terletak di luar kawasan perkotaan, sulit menemukan BBM solar berstandar Euro 4.

“Kita memenuhi syarat untuk Euro 4, untuk Indonesia. Mudah untuk menemukan Euro 4 di perkotaan, tetapi Euro 4 untuk area rural itu sulit untuk ditemukan, ini juga, kami harus berdiskusi ke pemerintah untuk ketersediaan Euro 4 di area lainnya, sehingga konsumen bisa terjamin bisa menggunakan bensin yang tepat (sesuai Euro 4),” kata Azuma di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (6/8/2025).

Mitsubishi menjadi salah satu produsen yang menyanggupi teknologi Euro4 di Indonesia. Penerapan standar emisi Euro 4 di Indonesia diterapkan mulai 12 April 2022. Agenda itu sesuai Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Peraturan itu tertuang dalam surat yang diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020 tertanggal 20 Mei 2020.

Indonesia adalah salah satu negara yang lambat dalam penerapan standar Euro 4. Negara tetangga seperti Thailand telah menerapkan Euro 4 sejak 2011, Singapura di tahun 2014, dan Filipina mulai 2016. Bahan bakar diesel berstandar Euro 4 turut disediakan Pertamina lewat jenis Dexlite dan juga Pertamina Dex. Keduanya memiliki Cetane Number (CN) lebih tinggi dari Bio Solar. Untuk Dexlite memiliki CN 51, sementara itu untuk Pertamina Dex memiliki nilai CN 53.

Standar Euro 4 telah diterapkan lebih dulu bagi kendaraan bensin sejak Oktober 2018, sedangkan untuk mesin diesel dijadwalkan pada April 2021. Namun karena kasus COVID-19 masih tinggi, pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengundur penerapan regulasi tersebut menjadi April 2022.

Selain kandungan sulfur juga menentukan kualitas bahan bakar kendaraan diesel. Semakin rendah sulfur, berarti jenis bahan bakar tersebut lebih ramah lingkungan. Begitupun sebaliknya.

Kendaraan seperti L300 sudah berstandar Euro4 sejak tahun 2022, mobil ini banyak dijumpai beroperasi di daerah atau kota kecil, memenuhi kebutuhan mobilitas niaga di wilayah tersebut.

Baru-baru ini Mitsubishi melakukan kampanye pemeriksaan terkait L300 produksi Juni 2022 hingga Januari 2024. Total unit yang masuk program kampanye pemeriksaan ini sebanyak 30.823 unit.

Azuma menjelaskan pihaknya melakukan kampanye pemeriksaan L300 untuk melakukan pengecekan terhadap komponen konektor rail pressure, update software ECU, dan pergantian saringan bahan bakar.

Mitsubishi menyebut kerusakan dipicu oleh dua hal, kinerja waterproof yang tidak memadai pada bagian konektor di engine control harness, dan kerusakan injector yang diakibatkan oleh kontaminasi bahan bakar dan penggunaan saringan bahan bakar imitasi atau non-genuine oleh pemilik kendaraan. Kasus pertama kerusakan ini terjadi di luar pulau Jawa.

“Temuan pertama itu dari daerah Pekanbaru,” ujar Senior Assistant Manager of Technical Service & CS Support DepartmentPTMMKSI, Gempar Dwi Prambudi.

Mengingat BBM Euro4 yang belum merata, apakah potensi kerusakan itu juga disebabkan lantaran pemakaian BBM yang tidak sesuai spesifikasi?

“Tidak. Jadi faktornya bukan hanya Euro 4 (distribusi yang tidak merata), Euro 4 itu adalah salah satu yang mungkin menjadi impak dari masalah ini. Namun apabila konsumen bisa melakukan penggantian filter secara reguler di diler karena ini kan mobil kerja ya kadang ada penundaan, itu sebenarnya bisa ditangani dengan baik,” kata Azuma.

“Kalau rajin mengganti filter (original) sebenarnya apa pun jenis bahan bakarnya dapat tersaring dengan baik. Tentunya ini hanya salah satu item saja, karena tadi ada beberapa hal yang mendukung atau menyebabkan kampanye ini harus dilakukan,” jelas dia.

Baca juga : Bengkel Knalpot Mobil Terdekat – Terbaik 2025

MMKSI akan memberikan 10 fuel filter original gratis, yang akan didistribusikan sesuai jadwal perawatan berkala.

“Makanya ada 10 filter yang bisa didapatkan konsumen ketika mengikuti program ini. Jadi bukan dikasih, tetapi dilakukan pencatatan di diler dan nantinya akan dilihat sisa kuota dia sudah ganti atau dapat berapa,” tambahnya lagi.

 

cuan128vital.org

Jakarta – cuan128 login Pasar mobil di ASEAN memasuki era baru saat Malaysia melampaui penjualan di Indonesia untuk pertama kalinya. Penjualan mobil di Indonesia memang tengah merosot.
Merosotnya pasar roda empat di Tanah Air juga ternyata berdampak di pasar regional. Ya, untuk pertama kalinya, Indonesia yang biasanya menjadi raja otomotif di pasar ASEAN kini dikalahkan Malaysia untuk periode kuartal kedua tahun 2025.

Dilaporkan Nikkei Asia, di tengah ketidakpastian ekonomi di kawasan ASEAN, merek mobil lokal Malaysia yakni Perodua dan Proton berhasil tetap memimpin pasar. Pangsa pasarnya mencapai 63 persen pada paruh pertama tahun ini.

Model populer seperti Perodua Alza dan Proton Saga mendominasi penjualan dan bersaing dengan Toyota Vios dan Honda City. Peningkatan penjualan mobil di negeri jiran itu juga disokong dengan kenaikan popularitas mobil listrik dan mobil hybrid. Secara keseluruhan pada kuartal kedua tahun 2025, Malaysia mencatat angka penjualan sebanyak 183.366 unit.

Di Indonesia, meski memiliki populasi yang besar, nyatanya sektor otomotifnya tengah menderita. Penjualan mobil pada Juni turun 21 persen, merosot signifikan sejak Maret 2024. Pada kuartal kedua, penjualan mobil di Indonesia hanya mencapai 169.578 unit. Jumlahnya kalah banyak dibandingkan dengan penjualan di Malaysia untuk periode yang sama.

Penurunan ini didasari melemahnya daya beli kelas menengah dan kredit yang makin ketat. Selain itu, data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan kontraksi signifikan pada kelas menengah, turun dari 21,4 persen populasi pada 2019 menjadi hanya 17,1 persen pada 2024.

Perubahan ini tak hanya berdampak pada industri otomotif tapi juga berbagai sektor lain yang biasanya didominasi kelas menengah.

Penjualan Mobil di Indonesia Merosot Tajam
Merujuk pada data penjualan mobil yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), selama semester satu tahun 2025, penjualan mobil di Tanah Air turun 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Angka penurunannya mencapai sekitar 35.280 unit secara wholesales. Sementara penurunan secara retail lebih signifikan yakni sekitar 9,7 persen atau sebesar 41.986 unit. Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengungkap penurunan ini dilandasi faktor ekonomi dan daya beli masyarakat yang merosot. Ini kata Nangoi juga menjadi sinyal kondisi perekonomian Indonesia memang tak baik-baik saja.

“Jadi faktor yg menentukan itu ekonomi agak susah, dunia tidak baik-baik, Indonesia juga ikut tidak baik-baik kalau Anda lihat. Daya beli menurun, ekonomi terganggu gara-gara yang namanya ada peperangan di Eropa, di Timur Tengah, ada (kebijakan tarif) Trump,” ungkap Nangoi belum lama ini.

Kondisi tersebut membuat masyarakat menahan untuk membelanjakan uangnya, termasuk untuk membeli kendaraan. Kendati demikian, meski kondisinya tak baik-baik saja, kebutuhan kendaraan diyakini masih tetap ada.

“Semuanya menahan, bukan nggak ada uang, uang ada, masih menahan dulu karena mereka prioritas bisa diubah dan segala macam,” jelas Nangoi.

Jakarta – Pemilik mobil mewah di Malaysia lebih memilih menunggak pajak. Alasannya, denda tilang lebih murah ketimbang harus membayar pajak kendaraan.
Seorang pengacara senior di Malaysia, Muhammad Hasif Hasan mengungkapkan, beberapa pemilik kendaraan mewah di Malaysia diduga lebih memilih untuk tidak memperpanjang pajak jalan dan asuransi. Penyebabnya, denda tilang lebih murah.

Menurut Hasif, seorang pemilik kendaraan mewah yang menunggak pajak mengatakan bahwa lebih hemat membayar denda maksimal 300 ringgit (Rp 1,16 jutaan) karena tidak memiliki dokumen yang diperlukan daripada membayar lebih mahal untuk memperpanjang pajak dan asuransinya.

“Ketika saya bertemu dengan orang yang telah menjadi ‘orang kena tilang’ (OKS), saya bertanya mengapa mereka datang ke pengadilan, dan jawabannya adalah membayar denda pajak jalan dan asuransi,” kata Muhammad Hasif dikutip media lokal Malaysia, Berita Harian.

“Orang tersebut menjelaskan bahwa lebih baik membayar denda 300 ringgit, karena lebih murah dan lebih bermanfaat dibandingkan membayar lebih dari 5.000 ringgit (Rp 19 jutaaan) untuk pajak jalan dan lebih dari 10.000 ringgit (Rp 38 jutaan) untuk asuransi mobil Continental-nya,” kata Hasif seperti diberitakan New Straits Times.

Pemilik Bentley Continental tersebut tidak mengendarai mobil mewahnya setiap hari, tapi menggunakannya untuk promosi produk. Pemilik mobil mewah itu mengatakan, untuk mendapatkan pajak jalan, maka dia harus memiliki asuransi terlebih dahulu.

“Jika ia terus mengemudi Jaya128 Login tanpa pajak jalan dan asuransi lalu didenda, denda maksimal hanya 300 ringgit. Itu lebih bermanfaat,” kata Muhammad Hasif.

Di sisi lain, Hasif menilai sikap ini tidak hanya melanggar hukum, tapi juga membahayakan nyawa orang lain. Jika pemilik mobil mewah itu mengalami kecelakaan dan menabrak orang lain tanpa asuransi, korban atau keluarganya tidak akan dapat mengajukan klaim.

“Pada akhirnya, mereka harus menanggung sendiri semua biaya pengadilan dan pengobatan,” katanya.

Dia mengatakan, ketika keluarga korban terlibat dalam kecelakaan serius atau kematian akibat kelalaian pengemudi, mereka akan menghadapi proses hukum yang rumit dan mahal.

“Biaya hukumnya bisa mencapai 10.000 ringgit hingga 40.000 ringgit, belum termasuk biaya medis dan biaya pengadilan lainnya. Bahkan, meskipun mereka memenangkan kasusnya, tidak ada jaminan mereka akan menerima uang kompensasi,” sebutnya.

kubutogel

Jakarta –  JAYA128 Penurunan penjualan rupanya tak hanya terjadi di pasar mobil baru. Pasar mobil bekas juga ikut mengalami penurunan, meski tak signifikan.
Pasar mobil bekas tengah melemah seiring dengan pertumbuhan mobil baru yang merosot tajam. Permintaan mobil bekas di pasaran terpantau mengalami penurunan. Direktur OLXMobbi Agung Iskandar mengungkap, angka penurunan di pasar mobil bekas itu sekitar 5-10 persen jika dibandingkan semester pertama tahun 2024 mengacu pada data dari platform iklan baris di OLX.co.id.

Sebagai perbandingan, bila merujuk pada data penjualan mobil yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, selama semester satu tahun 2025, penjualan mobil baru di dalam negeri turun 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Angka penurunannya mencapai sekitar 35.280 unit secara wholesales. Sementara penurunan secara retail lebih signifikan yakni sekitar 9,7 persen atau sebesar 41.986 unit.

“Hal ini sehubungan dengan pelemahan daya beli konsumen dan pengetatan syarat persetujuan kredit,” ungkap Agung dalam surat elektronik kepada detikOto.

Meski begitu OLXMobbi masih mencatat kenaikan dibandingkan tahun lalu. Ini berkat inovasi dan program baru yang disajikan perusahaan. Adapun di pasar mobil bekas, masih didominasi oleh model MPV. Namun SUV tak kalah menarik dan membanjiri platform jual mobil bekas di OLX. Menyoal merek, Toyota rupanya tak hanya jadi raja di pasar mobil baru, di pasar mobil bekas pun masih banyak dicari.

“Dominasi Toyota sebagai merek terfavorit tidak tergoyahkan, baik dari sisi pencarian maupun jumlah iklan,” terang Agung.

Posisi Toyota diikuti oleh Honda dan juga Suzuki. Kondisi ini tak jauh berbeda dengan pasar mobil baru Tanah Air. Bila mengacu pada data penjualan wholesales dan retail yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, merek-merek Jepang memang sangat mendominasi. Toyota tak pernah tergusur dari posisi puncak.

Bedanya di posisi kedua ada Daihatsu mengekor barulah diikuti Honda, Mitsubishi, dan juga Suzuki. Menariknya merek-merek China juga sudah mulai banyak dilirik dan penjualannya ikut terkerek hingga bisa tembus 10 besar terlaris di Indonesia.

“Perbedaan terlihat di posisi ketiga, di mana Suzuki lebih diminati pencari sementara Daihatsu lebih banyak diiklankan oleh penjual,” tutur Agung.

Jakarta – Kembang-kempis industri otomotif membuat banyak pabrikan otomotif memilih strategi untuk menerapkan harga terjangkau, bahkan pilihan menurunkan harga dengan iming-iming diskon kerap dilakukan. Semua hal tersebut yang kerap menjadi tanda perang harga telah dimulai, terpaksa dilakukan demi merangsang masyarakat untuk melakukan pembelian kendaraan, agar industri otomotif terus berjalan.
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) agen pemegang merek mobil Suzuki di Indonesia memberikan suaranya, terhadap fenomena perang harga yang tengah terjadi saat ini.

“Kalau dari kami (Suzuki Indonesia) memang tidak akan bisa berkomentar secara banyak, apa yang dilakukan oleh teman-teman lain. Semua punya dapur masing-masing, tetapi kita apresiasi dengan banyaknya kompetisi maka konsumen semakin banyak pilihan,” ujar 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel baru-baru ini.

“Itu juga yang membuat Suzuki terdorong secara internal untuk memberikan yang terbaik. Istilahnya seperti itu, itu menjadi triggering (memicu Suzuki untuk bisa melahirkan kendaraan terbaik-Red),” Harold menambahkan.

Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi menegaskan, pihaknya tak bisa melakukan intervensi terharap keputusan produsen mematok harga produknya terlalu murah di Indonesia. Sebab, kata dia, ada aturan yang melarang tindakan tersebut.

“Kami dari Gaikindo tidak pernah melakukan kontrol mengenai harga, kami menyerahkan sepenuhnya harga ke pemain otomotif nasional,” ujar Yohannes Nangoi saat ditemui di ICE BSD, Tangerang.

“Karena kami juga tahu mengenai undang-undang perlindungan konsumen yang melarang kami melakukan monopoli atau apa lah begitu. Jadi meminta (produsen) menaikkan atau menurunkan harga sama-sama nggak boleh,” tambahnya.

Menurut Nangoi, perang harga punya dampak positif dan negatif. Sebab, di satu sisi, konsumen yang baru beli diuntungkan. Namun, di sisi lain, konsumen lain akan merasa dirugikan. Sehingga Nangoi mengatakan semua kebijakan diberikan kepada produsen, namun perlu diketahui mungkin langkang tersebut bisa menguntungkan untuk konsumen yang belum membeli, namun perlu diingat hal tersebut bisa mengecewakan untuk konsumen yang sudah melakukan pembelian.

Jakarta – Kijang Innova jadi mobil paling populer di Indonesia. Tak hanya di pasar mobil baru, di pasar mobil bekas pun Kijang Innova banyak dicari.
Popularitas Kijang Innova di Indonesia sudah tak perlu diragukan lagi. Nggak heran sih, soalnya sudah puluhan tahun Kijang Innova eksis di pasar otomotif Indonesia. Di pasar mobil baru, Kijang Innova masih sangat dicari.

Buktinya, dalam beberapa bulan terakhir Kijang Innova selalu menjadi mobil terlaris di Tanah Air, demikian ditunjukkan dalam data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Sepanjang semester I tahun 2025, ada 31.107 unit Kijang Innova (Zenix dan Reborn) yang didistribusikan secara wholesales.

Tapi rupanya bukan cuma di pasar mobil baru Innova banyak dicari. Di pasar mobil bekas, MPV medium ini juga diburu orang Indonesia.

“Salah satu model mobil yang sukses menjadi model paling populer adalah Toyota Kijang Innova, baik di mata pencari maupun pengiklan,” ungkap Direktur OLXMobbi Agung Iskandar melalui pesan elektronik kepada detikOto.

Agung menjelaskan, model mobil MPV memang masih banyak digandrungi orang Indonesia. Sebab mobil cocok untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Indonesia baik untuk mobilitas sehari-hari ataupun dipakai perjalanan jauh.

“Karakteristik kabin yang luas dan nyaman tidak hanya menawarkan fungsionalitas, tetapi juga mampu memenuhi aspek emosional kekeluargaan dan kebersamaan saat bepergian,” sambung Agung.

Tak kalah penting, nilai jual kembali juga masih tinggi. Tak bisa dipungkiri, harga jual kembali merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan orang Indonesia sebelum membeli mobil. Model mobil dengan nilai jual kembali yang tinggi biasanya amat diminati. Contohnya Innova ataupun Avanza yang punya catatan nilai jual kembali masih bagus.

“Selain itu faktor resale value yang tinggi menjadi pertimbangan krusial bagi konsumen. Keunggulan ini diperkuat oleh adanya ekosistem purnajual dengan jaringan servis dan ketersediaan suku cadang yang merata hingga ke pelosok negeri,” pungkas Agung.

evaluasi transparansi rtp dalam sistem digital modern bagaimana angka diverifikasi

Jakarta – Penjualan mobil di Malaysia sepanjang kuartal dua tahun 2025 melampaui Indonesia. Apa sebabnya?
Untuk pertama kalinya penjualan mobil di Malaysia berhasil melampaui Indonesia. Hal itu terjadi pada kuartal kedua tahun 2025 saat Malaysia menjual 183.366 unit sedangkan Indonesia hanya 169.578 unit. Di Malaysia, peningkatan penjualan itu didukung dari kenaikan popularitas mobil elektrifikasi jenis listrik dan juga hybrid.

Penjualan mobil listrik tercatat naik 91 persen dibandingkan tahun lalu atau sekitar 12.733 unit. Penjualan mobil hybrid juga terkerek 12 persen menjadi 17.480 unit pada semester pertama tahun 2025.

Faktor pajak juga patut diperhitungkan. Terlebih diketahui Malaysia masih menerapkan insentif pembebasan pajak penjualan terhadap mobil baru. Ini merupakan insentif yang sudah berlangsung sejak masa pandemi dan hingga saat ini masih terus berjalan. Mobil yang dirakit lokal dibebaskan pajak 100 persen sementara mobil yang diimpor utuh alias CBU hanya dikenakan pajak separuhya. Alhasil, pajak kendaraan di sana juga lebih rendah. Sebagai contoh untuk Toyota Avanza pajak tahunan di Indonesia bisa tembus Rp 5 jutaan sementara di Malaysia hanya Rp 500 ribu.

“Dijual di Indonesia, juga diekspor ke negara lain termasuk di Malaysia. Di Indonesia, bayar pajak tahunannya Rp 5 juta, sementara di Malaysia, dengan produk yang sama (Avanza) pajak tahunan (cuma) Rp 500 ribu,” urai Sekretaris Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) Kukuh Kumara.

Urusan insentif sebenarnya pemerintah Indonesia juga sudah melakukannya. Bedanya, insentif itu diberikan ke mobil listrik dan mobil hybrid. Tujuannya untuk mempercepat peralihan ke kendaraan elektrifikasi.

Selain pajak, tak kalah penting harga BBM di Malaysia yang juga lebih murah. Pemerintah negeri jiran memberikan subsidi untuk BBM jenis RON 95. Harganya dipatok RM 2,05 atau sekira Rp 7.879. Sedangkan di Indonesia harga BBM yang mendapat subsidi adalah jenis Pertalite dengan RON 90. Harga per liternya pun masih lebih mahal ketimbang RON 95 di Malaysia. Pertalite saat ini dijual Rp 10.000 per liter. Bisa jadi deretan faktor di atas juga berkontribusi terhadap kenaikan penjualan mobil di Malaysia.

Namun kalau bicara penjualan sepanjang semester I tahun 2025, Indonesia masih lebih banyak. Dalam data penjualan yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara wholesales ada 374.740 unit mobil terdistribusi. Sementara secara retail tembus 390.467 unit. Bagaimana dengan Malaysia? Mengutip data Malaysia Automotive Association, penjualan semester satu itu hanya mencapai 373.636 unit.

Adapun penurunan penjualan mobil di Indonesia memang tengah menuai sorotan. Soalnya penurunannya cukup tajam kalau dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengungkap penurunan ini dilandasi faktor ekonomi dan daya beli masyarakat yang merosot. Ini kata Nangoi juga menjadi sinyal kondisi perekonomian Indonesia memang tak baik-baik saja.

“Jadi faktor yg menentukan itu ekonomi agak susah, dunia tidak baik-baik, Indonesia juga ikut tidak baik-baik kalau Anda lihat. Daya beli menurun, ekonomi terganggu gara-gara yang namanya ada peperangan di Eropa, di Timur Tengah, ada (kebijakan tarif) Trump,” ungkap Nangoi belum lama ini.

Jakarta – Setelah dinanti-nantikan sejak lama, PT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan akan meluncurkan mobil hybrid murah di Indonesia. Menariknya, peluncuran tersebut kemungkinan besar digelar tak lama lagi. Lantas, kendaraan apa gerangan?
Sebagai produsen, Toyota memang cenderung hati-hati saat meluncurkan produk elektrifikasi, termasuk hybrid. Jika sebelumnya sudah bermain di pasar yang tinggi dan menengah, kini mereka mulai masuk ke segmen yang lebih rendah.

Direktur Pemasaran PT TAM, Jap Ernando memastikan, mobil hybrid tersebut akan menjangkau banyak konsumen. Sayangnya, dia enggan menyebut nama produk baru tersebut.

“Model hybrid kita kan dimulai dari Alphard, kemudian Zenix dan Yaris, nah tunggu tanggal mainnya kita akan hadirkan mobil hybrid yang bisa menjangkau khalayak lebih luas. Saya kasih bocoran dikit lah,” ujar Jap Ernando saat ditemui di kawasan BSD, Tangerang Selatan.

Rencana Toyota meluncurkan mobil hybrid murah seakan merespons situasi pasar yang makin kompetitif. Sayangnya, mereka masih malu-malu mengungkap tanggal peluncuran produk tersebut.

“Hanya itu saja bocorannya, pokoknya tunggu tanggal mainnya,” kata Jap.

Meski masih dirahasiakan, namun ada dua kandidat produk yang kemungkinan besar dimaksud Jap, yakni Toyota Raize dan Veloz Hybrid. Mengapa keduanya paling masuk akal dijual di Indonesia?

Calon Mobil Hybrid Murah Toyota
Mengapa Raize Hybrid? Sebab, saudara kandungnya, Daihatsu Rocky Hybrid telah meluncur di Indonesia. Kendaraan itu menyasar konsumen pemula atau entry level dengan harga yang cukup terjangkau. Namun, Jap tak menolak atau mengiyakan dugaan tersebut.

Kemudian yang kedua, ada Veloz Hybrid. Kemunculan mobil tersebut sebenarnya sudah dibahas sejak lama, bahkan setahun terakhir

Sebuah kode NJKB yang diduga Toyota Veloz Hybrid pun telah tercantum di Permendagri Nomor 8 Tahun 2024 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Pajak Alat Berat Tahun 2024.

Dalam dokumen tertera kode W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT dan W 102RE-LBVEJ 1.5 0 HV CVT TSS yang mengacu ke Veloz Hybrid. Kode awalan W102RE merupakan kode produksi untuk Veloz.

Kemudian HV diyakini singkatan dari ‘Hybrid Vehicle’. Sementara CVT berarti jenis transmisi, yaitu Continuously Variable Transmission, dan TSS sebagai singkatan dari fitur Toyota Safety Sense.